🌷 KALAU KAMU UNGGUL DALAM HAL DUNIA, MEMANGNYA KENAPA? 🌷

Ukhty, akhy..
Kalau kau cantik dan tampan memangnya kenapa?
Cacing tanah tak membedakan mana kulit mulus, mana kulit tak terurus.
Kalau suaramu indah memangnya kenapa?
Malaikat tak peduli suara seindah apapun yang menolak basah untuk berdzikir.
Kalau hartamu banyak memangnya kenapa?
Surga tak mampu kau beli pintu masuknya dengan kekayaanmu itu.
Kalau kau pintar memangnya kenapa?
Tanah tak pandang yang paling banyak ijazahnya untuk ia himpit, kalau sombong dalam urusan agama.
Ukhty, akhy..
Ini sifat angkuh, mari kita buang jauh-jauh.
Mari kita perbaiki standarisasi baik dalam pikiran kita.
Yang baik, tidak dilihat dari yang cantik dan tampan.
Tapi yang akhlak dan lisannya tak menggores hati siapapun.
Yang baik, tidak dilihat dari yang suaranya indah atau tidak.
Tapi yang lidahnya senantiasa berdzikir dalam kehidupannnya.
Yang baik, tidak dilihat dari banyak dan sedikitnya harta.
Tapi yang mampu memberikan manfaat kepada siapapun di sekitarnya.
Yang baik, tidak dilihat dari banyak sedikitnya ijazah yang kita punya.
Tapi yang mana ilmunya ia dakwahkan dengan cara yang bijak.
Mungkin kita pernah keliru mengartikan kata "baik".
Mungkin kita pernah mengira bahwa yang baik, bisa nampak hanya dari yang dzahir saja.
Mungkin kita pernah keliru.
Tak masalah, namanya juga belajar.
Butuh proses dalam mencapai nilai sempurna.
Namun, kemudian atas kekeliruan kita selama ini.
Mari kita rubah cara berpikir kita mulai sekarang.
Kalau kamu cantik atau tampan, banyak harta, ijazah dan sertifikat menggunung.
Memangnya kenapa? Toh surga ngga punya jalan tol, yang bisa dimasuki orang berduit saja.
📝Penulis: Umm Ara
_#FreeToShare_
_#FreeToRepost_
Comments
Post a Comment